Pasukan Nigeria Lepaskan Lebih dari 180 Tawanan





Faksi kepolisian Nigeria umumkan minimal 187 orang terhitung bayi sudah dibebaskan pada bagian utara negara tersebut. Ini adalah pembebasan tawanan korban penculikan paling besar yang sempat terjadi di negara tersebut.


"Pasukan keamanan Nigeria selamatkan beberapa tawanan dari sebuah rimba di negara sisi Zamfara di mana mereka sudah ditahan sepanjang beberapa minggu," kata jubir polisi Zamfara Mohammed Shehu dalam sebuah pengakuan seperti diambil dari ABC, Jumat (8/10/2021).


Ia menjelaskan beberapa korban dibebaskan tanpa persyaratan, memperlihatkan jika tidak ada uang pelunasan yang dibayar.


Shehu mengutarakan beberapa tawanan Judi Slot di Zamfara dibebaskan di hari Kamis sebagai dari hasil operasi penelusuran dan pengamanan yang ekstensif, dan ditolong oleh beberapa langkah keamanan terhitung penutupan jaringan handphone dan limitasi tatap muka dan gerakan di negara sisi Zamfara.


"Beberapa langkah keamanan baru di negara sisi itu sudah memberi hasil yang mengagumkan, karena sudah sukses selamatkan beberapa korban penculikan yang sejumlah beberapa ratus, dan (mereka) sudah dipersatukan kembali dengan keluarga masing-masing," kata Shehu.


"Tubuh-badan keamanan Nigeria terus akan bekerja untuk pastikan kembalinya perdamaian dan keamanan kekal di negara sisi itu," dia menambah dalam pengakuan itu.


Beberapa orang sudah dicuri oleh begal membawa senjata yang bekerja di rimba lindung terasing di barat laut Nigeria. Geng penjahat dengan sepeda motor serang desa-desa perdesaan di mana mereka membunuh, memerkosa, mengambil dan menyandera. Barisan besar begal sering melewati jumlah polisi dan keamanan di permukiman yang mereka serang. Menurut ahli keamanan ada beberapa ribu begal semacam itu di Nigeria.


"Beberapa begal sering mempunyai peralatan yang lebih bagus dibanding militer Nigeria," menurut Abdulaziz Yari, bekas gubernur negara sisi Zamfara, sebagai pusat kritis.


"Pada Juli tahun ini, mereka tembak jatuh sebuah jet tempur militer Nigeria di Zamfara," ucapnya.


Keadaan keamanan di barat laut Nigeria sudah lebih buruk dalam beberapa bulan akhir dan mempunyai dampak yang makin mencekik pada ekonomi teritori itu, Nnamdi Obasi, penasihat senior untuk International Crisis Grup, menjelaskan ke The Associated Press.


"Selainnya tingkatkan beberapa langkah keamanan intern, pemerintahan Nigeria harus tingkatkan keamanan di sejauh tepian Nigeria dengan tetangga utaranya, Niger," imbaunya.


"Wilayah itu ialah jalur populer untuk beberapa begal yang beberapa salah satunya disebutkan kemping di rimba yang luas di antara Nigeria dan Niger," ucapnya.


Dia menjelaskan keamanan tepian perlu disikapi sama sungguh-sungguhnya dengan operasi keamanan intern, sambil menambah jika ada kekurangan tekad yang serius untuk menangani kritis baik pada tingkat pemerintahan federasi, negara sisi dan lokal.