Dokter Bedah Hebat di Florida Ditendang Keluar Ruang karena Tidak mau Gunakan Masker
Seorang petinggi tinggi kesehatan negara sisi Florida, Amerika Serikat (AS) disuruh untuk tinggalkan ruang tatap muka sesudah menampik kenakan masker. Kejadian ini terjadi di kantor seorang Senator negara sisi dari partai Demokrat, Tina Polsky.
Polsky akui mempunyai memiliki keadaan klinis yang serius, hingga dia harus jaga benar prosedur kesehatan di ruangan kerjanya. Terhitung mengharuskan siapa saja yang tiba untuk kenakan masker muka.
Polsky menjelaskan ke The Associated Press, Minggu (24/10/2021), mengenai kemelut sama dokter pakar bedah negara sisi Florida, Joseph Ladapo yang pertama kalinya disampaikan oleh situs informasi Florida Politics. Menurut Polsky, Ladapo dan dua pengawalnya disodori masker dan disuruh untuk menggunakannya saat mereka datang untuk tatap muka dengan Polsky pada tengah minggu kemarin.
Polsky tidak memberitahukan Ladapo jika ia menanggung derita kanker payudara. Polsky cuman menjelaskan jika dianya mempunyai keadaan kesehatan yang serius. Pusat Pengaturan dan Penangkalan Penyakit AS mengatakan, pasien kanker mempunyai resiko semakin tinggi untuk sakit kronis karena terkena COVID-19 dan kemungkinan tidak Judi Slot dapat membuat kebal yang serupa pada vaksin.
"Benar-benar mengagetkan untuk saya jika ia (Ladapo) perlakukan saya dengan langkah ini," kata Polsky. "Bila ia ialah seorang pakar bedah umum untuk sekian tahun di depan, saya betul-betul cemas mengenai kondisi genting kesehatan warga di masa datang dan tidak bisa memercayakan ia untuk tuntunan yang dibutuhkan dan kepimpinan ilmiah yang pas," lanjut Polsky.
Ladapo lalu tawarkan untuk ke luar dan lakukan perbincangan di luar ruang. Tetapi, Polsky akui tidak mau duduk di meja rekreasi logam di hari yang hangat. Polsky lalu menanyakan, apa argumen kenapa Ladapo tidak ingin menggunakan masker. Tetapi, Ladapo tidak jawab pertanyaan itu.
Departemen Kesehatan Florida tidak menyikapi keinginan komentar lewat e-mail berkenaan peristiwa ini. Partai Demokrat sendri sempat melawan pemilihan Ladapo, dan mengkritiknya atas komentar dan perlakuan berkaitan wabah.
Satu hari awalnya, Ladapo tanda-tangani ketentuan baru yang memungkinkannya orangtua untuk putuskan apa anak-anak mereka harus diisolasi atau masih tetap di sekolah sesudah terkena sama orang yang ditest positif COVID-19.
Ladapo disampaikan sempat menulis kolom penilaian di Wall Street Journal yang menjelaskan pengenaan masker cuman sedikit atau mungkin tidak punya pengaruh pada penyebaran virus pernafasan.
0 Comments